Minggu, 14 Desember 2008

10 Langkah Memulai Bisnis

1. Memilih bisnis yang akan memberikan energi untuk Anda. Kata siapa bisnis itu mudah, dari statistik Amerika, katanya bisnis yang bisa bertahan hanya 10%. Seorang yang boleh dikatakan berhasil saat ini rata-rata pernah mengalami kegagalan sebanyak 4 kali. Ini membuktikan bahwa bisnis tidak mudah, perlu energi yang besar oleh karena itu bisnis itu sendiri harus mempu memberikan energi untuk kita. 2. Analisa apakah bisnis Anda bisa diterima pasar? Saya sering ketemu dengan orang yang bangga dengan produknya, tetapi sayang dia tidak bisa menjual barang tersebut dengan jumlah yang berarti, kenapa? Karena pasar tidak bisa menerimanya. 3. Hitung modal yang diperlukan Bisnis itu perlu modal, salah jika ada yang mengatakan bisnis itu bisa tanpa modal. Bisnis itu selalu perlu modal meskipun dengkul sekali pun. Hitunglah keperluan modal Anda, apakah cukup dengan dengkul anda saja, apakah cukup dengan otak Anda saja, apakah cukup dengan rumah Anda saja, apakah perlu uang Rp 1 trilyun? 4. Tulis Rencana Bisnis Rencana adalah jembatan menuju tujuan. Rencana akan mengarahkan tindakan Anda menuju tujuan. Rencana akan membuat tindakan Anda lebih efektif. Selain itu rencana Anda juga bisa digunakan sebagai alat untuk mencari modal dari pihak luar. 5. Identifikasi Sumber Pemodalan Anda Ingat, modal tidak selalu uang. Ada banyak cara untuk mendapatkan modal. Sebagian ide-ide mendapatkan modal sudah saya tulis dalam ebook saya yang berjudul 101 Cara Kreatif Mendapatkan Modal, Panduan praktis bisnis modal dengkul. Silahkan kunjungi web site kami untuk mendapatkan ebook tersebut. 6. Bentuk Bisnis Anda Pilih nama dan bentuk badan hukum. Nama bukan jangan sekedar nama, karena nama akan mempengaruhi kesuksesan bisnis Anda. Saya memulai bisnis tanpa badan hukum, tetapi ternyata banyak kuntungan yang saya lewatkan karena tidak memiliki badan hukum. 7. Buat Sistem Akutansi Jangan remehkan sistem akutansi, banyak bisnis gagal karena bukannya tidak untuk, tetapi kegagalan dalam mengatur keuangan. Bagaimana bisa mengatur keuangan jika tidak ada sistem akutansi. 8. Buat rencana pemasaran dan penjualan Sehebat apapun produk atau jasa Anda, akan percuma jika tidak dijual. Penjualanlah yang menghasilkan uang. Bagaimana dengan pemasaran? Pemasaran adalah pijakan Anda menjual, Anda akan mampu menjual lebih baik jika Anda sudah memiliki strategi pemasaran yang jitu. Bingung membuat stratgei bisnis yang jitu? Silahkan hubungi kami, salah satu rekan kami adalah konsultan pemasaran. 9. Bangun sebuah team yang tangguh Jangan terjebak melakukan bisnis sendiri. Jika masih dikerjakan sendiri artinya Anda belum masuk kuadran B (business owner), tetapi masih di kuadran S (self employee). Bentuklah team yang tangguh, yang bekerja untuk Anda, dan tahan saat diterpa kesulitan 10. Pimpin team Anda untuk menjalankan rencana Inilah saatnya Anda mulai menjalankan Anda. Caranya ialah dengan memimpin team Anda sampai mencapai tujuan. Mudah-tidaknya Anda memimpin team Anda sangat tergantung kepada langkah pembentukan team, siapa saja yang harus Anda rekrut untuk menjadi tema Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar